Tips Merawat Gamis Sesuai Jenis Bahan

       
Sumber Foto : Google.com
         Saat ini seorang muslimat sudah banyak dijumpai berbusana gamis yang beraneka ragam modelnya. Bahkan seorang muslimat yang tidak berhijab pun pasti memilikinya. Bentuknya yang panjang sampai kaki, longgar, simpel, dan cocok untuk dipakai sehari-hari maupun acara. Tak heran seorang muslimat mengoleksinya dari model dan bahan yang bermacam-macam.

        Nah, untuk merawat gamis yang kamu punya dengan jenis bahan yang beragam itu, diperlukan perhatian yang khusus agar gamis tetap awet dan tidak rusak. Tidak perlu khawatir, berikut tips bagaimana cara merawat gamis berbagai jenis bahan secara lengkap :

1. Bahan Satin
         Busana dari bahan satin termasuk yang tidak sulit dalam perawatannya. Untuk proses pencucian sebaiknya tidak dicuci dengan menggunakan mesin cuci. Cucilah secara manual dengan tangan setelah direndam sekitar 10-15 menit sebelumnya. Ketika merendam sebaiknya menggunakan detergen yang cukup ramah di bahan, tangan dan lingkungan karena detergen yang terlalu kuat akan merusak tekstur bahan satin. Setelah itu kucek dengan lembut, lalu bilas beberapa kali dan gunakan pewangi serta pelembut agar kualitas bahan satin tetap terjaga. Pada saat proses penjemuran sebaiknya tidak di bawah sinar matahari langsung. Hal lain yang harus diperhatikan ialah  pada saat menyetrika. Jangan terlalu panas karena dikhawatirkan merusak pakaian dari bahan satin yang memang agak tipis.

2. Bahan Sifon
         Bahan sifon adalah bahan yang banyak digunakan untuk membuat busana gamis. Jika koleksi gamis kamu didominasi dengan bahan sifon maka harus ekstra hati-hati dalam merawatnya. Busana dengan bahan sifon sebaiknya direndam dengan air hangat. Hal ini dikarenakan bahan sifon mudah menyusut. Suhu pada saat merendam sekitar 30-40 derajat celcius dan detergen yang digunakan tidak boleh asal. Gunakan detergen yang lembut pada bahan seperti sifon. Jangan merendam terlalu lama karena warna pakaian akan menjadi pudar. Ketika mencuci, sebaiknya tetap menggunakan tangan agar tidak merusak serat pakaian ketika dicuci di dalam mesin cuci. Setelah itu pada proses penjemuran jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung melainkan cukup diangin-anginkan saja.

3. Bahan Katun
         Busana dari bahan katun memang banyak digemari karena selain nyaman ketika dipakai, bahan katun juga sangat baik bagi tubuh karena menyerap keringat dan tidak panas. Itulah mengapa dalam kesehariannya seorang muslimat lebih suka memperbanyak koleksi gamis.
          Sebelum mencuci periksalah apakah ada kotoran atau noda yang mengering dan menempel kuat pada kain. Hilangkan noda tersebut dengan tangan lalu rendam pakaian dalam air yang sudah ditambahkan detergen. Kemudian kucek sampai bersih, bilas dan langsung dijemur. Jangan menunda menjemur pakaian dari bahan katun karena khawatir akan merusak warna dari pakaian. Ketika selesai menyetrika sebaiknya tidak dilipat melainkan digantung dengan hanger untuk menghindari bentuk lipatan. Bahan katun memang sangat mudah kusut sehingga adanya lipatan akan menambah kusut kain.

4. Bahan Sutra
         Kain sutra memang tergolong mahal sehingga butuh perhatian ekstra dalam merawatnya. Ketika mencuci, memang dapat menggunakan mesin cuci tetapi pilihlah menu delicate.  Akan lebih baik jika mencuci dengan tangan. Gunakan pelembut agar kualitas kain tetap terjaga. Setelah itu bilas dan jemur dengan cara mengangin-anginkan. Pada saat menyetrika sebaiknya dengan suhu standar, jangan terlalu panas atau dingin.

5. Bahan Wol
         Perawatan gamis dari bahan wol memang susah-susah gampang. Jika tidak berhati-hati dalam merawat, terutama ketika mencucinya, akan menyebabkan serat menjadi keluar dan warna menjadi  pudar. Oleh karena itu, saat mencuci gunakan detergen yang lembut dan cucilah dengan tangan serta jangan disikat. Ketika menyetrika berilah alas kain yang agak lembap untuk menghindari busana dari bahan wol menjadi mengkilap setelah disetrika.

6. Bahan Spandeks
         Perawatan gamis dari bahan spandeks tidak jauh berbeda dengan bahan lainnya. Namun, penekanannya adalah ketika menyetrika jangan terlalu panas karena dapat merusak serat pakaian. Pada saat mengucek juga jangan terlalu kuat agar tidak merusak pori-pori kain. Kemudian jangan menjemur dengan cara digantung karena akan menyebabkan pakaian menjadi melar.

7. Bahan Kaos
        Bahan kaos pasti banyak dijumpai dalam koleksi gamis kamu sehari-hari. Hal ini karena busana dengan bahan kaos cukup simpel dan nyaman dipakai. Ternyata  banyak orang yang menganggap remeh bahan kaos sehingga ketika merawatnya masih asal-asalan. Agar koleksi gamis kamu yang berbahan kaos tetap awet. Pertama, saat mencuci pisahkan antara yang berwarna dan putih, hal ini menghindari terjadinya pelunturan. Kedua, jangan menyikat karena dapat merusak tekstur kain. Ketiga, jangan menjemurnya langsung di bawah sinar matahari.
         Setelah membaca informasi di atas, apakah kamu masih beranggapan bahwa merawat koleksi gamis adalah hal sepele? Jika kamu sanggup mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membeli berbagai macam gamis, kamu harus sanggup merawatnya dengan baik agar koleksi gamis kamu tetap awet dan terjaga kualitasnya. (Nada Husna)


Komentar

  1. artikelnya bantu ngasih inspirasi banget buat kado hari ibu desember nanti

    BalasHapus

Posting Komentar